Home

Published

- 1 min read

Akhir Bahagia

img of Akhir Bahagia

Akhir Bahagia

”Terima kasih dan sampai jumpa”
Itulah kata-kata terakhirmu sebelum kita berpisah
Aku ingin menangis, tapi yang keluar justru ucapan terima kasih
Kucari kelanjutannya di dalam telapak tanganku, tapi yang kutemukan hanya diriku yang masih mencintaimu.

Aku melihatmu berjalan di arah berbeda, menaiki bis terakhir malam itu.
”Tidak apa-apa”, pikirku. Tidak masalah bagiku.
Kupikir akhir kita cuma rekayasa.
Namun, semua itu lambat laun menjadi harapan dan berakhir menjadi lara.

Perlahan aku menjadi abu ketika baramu masih menyala.
Bersatu dengan udara, melayang jauh menuju langit.
Sementara kau tetap disana, hidup dengan apimu yang tak pernah padam.
Kini aku sadar, kau masih bertahan di dunia, di mana aku sudah perlahan memudar.