Home

Published

- 1 min read

Hari Libur

img of Hari Libur

Hari Libur

Kasur yang empuk membuatku ingin terus tidur.
”Sudah siang lho”, kudengar suaramu sambil membuka tirai yang menyilaukan itu.
Aku ingin tidur lagi, tapi kalau kulanjutkan, mungkin kau akan memarahiku.

Aku memperhatikanmu dari kursi merah favoritku
Kulihat kau menjemur pakaian basah di tengah teriknya matahari siang itu.
Tanpa keluh kesah, kau lakukan itu semua.
Dan itu membuatku sadar, betapa beruntungnya aku di sini.

Oh iya, aku ingat hari dimana kita bertemu dan engkau tanpa halangan menyapaku.
Momen ketika kau tersenyum kepadaku, mungkin disitulah terjadi perubahan dalam diriku.
Berubah menjadi seseorang yang kecanduan akan rasa ini.

Bahkan jika aku tidak mempunyai rumah besar atau mobil mewah
Hanya dengan bersamamu disini sudah membuatku terasa hidup kembali.
Meskipun aku bukan pahlawan dan tak akan pernah jadi terkenal.
Namun, jika hidupku habis untuk menjaga senyumanmu, aku tak akan pernah menyesali hal itu.