Published
- 1 min read
Tirai Terakhir
Tirai Terakhir
Ingatkah langit di masa lalu?
Tiga hati, satu janji terucap
Bermimpi genggam dunia dalam tawa
Kisah kita yang tak kenal kata senyap
Lalu badai datang tanpa permisi
Langit yang cerah menjadi saksi
Gelap merenggut separuh diri
Wajah di cermin tak kukenali
Maka kuambil peran terhina
Di panggung dunia yang fana
Agar cahayamu tetap menyala
Biarlah namaku menjadi noda
Dan kau, sahabat di seberang sana
Kutahu pedangmu berat terasa
Bukan amarah, hanya air mata
Yang kau sembunyikan di balik baja
Di ayunan pedang terakhir
Saat dunia seakan berakhir
Kupersembahkan satu senyuman
Isyaratku agar kau paham
Kini nafasku perlahan sirna
Dalam tatapanmu kutemukan makna
Lihatlah dia di sisimu kini
Pahlawanmu yang sejati
Tugasku usai, tak perlu sesali
Ini caraku menjagamu abadi
Biarlah aku yang menjadi malam
Agar kau temukan fajar yang tentram