Published
- 1 min read
Titik Koma
Titik Koma
Aku menegakkan kedua kakiku
Sembari mendengar deru ombak yang sibuk menyapu pasir
Yang kemudian perlahan menghampiri aku untuk sekedar menyapa dan pulang kembali
Aku membuka mataku
Menyaksikan matahari perlahan kembali ke rumah lautnya untuk beristirahat
Yang kemudian perlahan membuat sore menjadi malam
Aku menarik napas panjang
Membiarkan angin laut mencuri isi kepalaku yang bising
Dan membawanya pergi jauh ke tengah samudra yang kini makin gelap
Kemudian aku membalikkan badan
Membawa pulang butiran pasir yang menempel di alas kaki
Sebagai oleh-oleh kecil dari pertemuan singkat yang menenangkan ini
Menyisakan ruang yang lapang di dada
Untuk menyambut babak terakhir perjuanganku dengan kepala tegak